Showing posts with label Teenlit. Show all posts
Showing posts with label Teenlit. Show all posts

Dua Dunia

oleh Luna Torashyngu

3 dari 5 bintang

Image credit: goodreads.com
Judul: Dua Dunia
Penulis: Luna Torayngu
Genre: Young Adult
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2018
Tebal buku: 368 halaman
ISBN: 9786020380384
Baca via Gramedia Digital

Ren dan Kya adalah dua sahabat yang tidak terpisahkan sejak pertama kali masuk SMA 321 hingga sekarang di kelas XI. Ren berpenampilan kalem, pakai kacamata, dan rambut disisir asal saja. Cowok itu irit bicara. Berbeda 180 derajat dengan Kya yang tomboy, suka bicara seenaknya, berani, dan jago karate. Namun, dua kepribadian yang bertolak belakang itu saling melengkapi.

Ren tinggal bersama pamannya, Paman Bagas, yang merawatnya sejak bayi, tepatnya setelah kedua orangtua Ren tewas karena kecelakaan. Setidaknya itulah yang selalu didengar dan diketahui Ren mengenai orangtuanya selama tujuh belas tahu, sebelum sebuah peristiwa dan hadirnya orang-orang asing yang tidak dikenal Ren membuaka jari diri Ren yang sebenarnya… 

Info lengkap dapat dibaca di:

Tiga bulan berlalu sejak saya terakhir kali mem-posting di blog ini. Bukan, kok. Bukannya saya akan berhenti menjadi seorang bloger buku. Sama sekali bukan. Hanya saya, tiga bulan terakhir ini merupakan masa-masa saat saya mengalami reading slumps yang tidak tertahankan. Ketika saya mencoba membaca buku ringan, saya sama sekali tidak tertarik dan akhirnya menyerah. Kalau membaca saja saya tidak mampu, bagaimana mungkin saya bisa menuliskan resensi dari buku yang "rencananya" akan saya baca?

Akan tetapi, harus saya akui, buku ini sudah saya baca sejak dua bulan lalu. Saya sudah membuat draft resensi dari buku ini di cloud telegram saya. Hanya saja, saya baru berkesempatan untuk mem-posting-nya sekarang. Terlambat memang, tapi saya hanya berharap, dengan demikian, semangat saya untuk menulis kembali di blog akan muncul kembali.

Kapan hari, teman saya tiba-tiba saja bertanya kepada saya, "bagaimana kabar blogmu? sering posting?" Well, saya hanya bisa tersenyum getir. Bahkan, membuka laman blogger.com saja tidak saya lakukan. Baiklah, saya membukanya. Tapi, tidak satupun tulisan yang saya hasilkan. Maka dari itu, kali ini, saya terpikir untuk menulis lagi. 

Sudah-sudah. Rasanya prolog saya sudah terlalu panjang. Berikut merupakan resensi untuk salah satu karangan dari Luna Torashyngu. Harus saya akui, Kak Luna adalah salah satu penulis favorit saya. Pertama kali saya membaca novel Kak Luna ketika saya duduk di kelas tujuh SMP. Sudah lama sekali memang. Tapi, saya tetap menyukai gaya bercerita dari Kak Luna. Dua Dunia merupakan satu dari sekian novel Kak Luna yang menurut saya patut untuk dibaca.

***

Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu tahu kenyataan bahwa kamu bukan manusia bumi biasa? Melainkan, salah satu keturunan manusia dari dimensi lain yang punya kemampuan untuk mengeluarkan energi tenaga dalam?

Ren adalah seorang remaja biasa yang terkenal biasa-biasa saja. Tidak punya kemampuan fisik yang luar biasa dan tinggal bersama pamannya, Bagas, karena kedua orang tuanya telah meninggal ketika dia masih kecil. Nyatanya, Ren tidak menduga bahwa dirinya adalah seorang pewaris tunggal Worthwood Inc., sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Inggris. Tidak cukup hanya itu, ternyata, Ren adalah seorang gnome, campuran dari manusia bumi dengan manusia Terra. Menurut ramalan, Ren ditakdirkan untuk mengalahkan Axion, penyihir Terra yang dendam terhadap Efra, ayah Ren.

Di kehidupan remajanya itu, Ren juga memiliki sahabat. Dia adalah Kya, seorang cewek tomboi yang sangat berbakat dalam bela diri. Kya adalah sesosok sahabat yang selalu bisa Ren andalkan kapanpun dan di manapun.

Kehadiran Dilla, teman semasa kecil Kya, membuat persahabatan Kya dan Ren merenggang. Ren menjalin hubungan dengan Dilla dan keduanya saling mencintai. Pada dasarnya, Kya sangat menghargai hubungan Dilla dan Ren. Sayangnya, dia merasa aneh dengan sikap Ren yang perlahan mulai berubah.

Kemudian, kejadian putusnya Dilla dan Ren yang secara tiba-tiba, serta kehadiran para anak buah Axion di muka bumi, membuat persahabatan Ren dan Kya kembali erat. Bahkan, keduanya pun bertekad supaya bisa menyelamatkan Dilla dari cengkeraman Axion. Apakah Ren Dan Kya berhasil mengalahkan penyihir jahat tersebut dan membawa kedamaian di bumi? Simak lebih lanjut cerita di novel terbaru Luna Torashyngu ini.

***

Sejak saya masih duduk di bangku SMP, Luna Torashyngu telah menjadi salah satu penulis favorit saya. Cara Kak Luna bercerita serta kisah yang disajikan membuat saya mudah jatuh hati. Bermula dari kisah pembunuh bayaran, Rachel, hacker berbakat, Muri, dan juga genoid, Fika, membuat saya benar-benar menikmati seluruh karya Kak Luna. Oh, saya juga tidak akan melupakan Angel's Heart, kisah tentang Angel dan Rivi yang membuat saya menangis pertama kali saat membaca novel.

Awalnya, saya sedikit tidak tertarik untuk menbaca novel ini. Apalagi, dari sampulnya yang menurut saya kurang mengundang. Kalau saja saya tidak mengenal karakteristik novel Kak Luna, mungkin saya akan mengurungkan niat untuk mengunduh novel ini di Gramedia Digital. Ternyata, keputusan saya untuk mengunduh novel ini tidak salah. Lagi-lagi saya terhibur dengan kisah yang disajikan oleh Kak Luna.

Well, semakin ke sini, semakin banyak keterkaitan dari semua tokoh karya Kak Luna. Saya cukup kagum dengan Cara Kak Luna menyambungkan seluruh kisah mereka. 

Cukup berbeda dengan karya-karyanya yang lain, Dua Dunia mengambil setting bumi dan juga dunia paralelnya, yakni Terra. Kalau di karya lainnya akan terasa sangat masuk akal dan modernis, maka di Dua Dunia, kita akan diajak kembali untuk merasakan dunia sihir dan kekuatan tenaga dalam. Agak tidak biasa menurut saya. Apalagi, dalam kisah-kisah sebelumnya, Kak Luna selalu menggambarkan tokohnya yang menggunakan berbagai macam teknologi modern dan terkini. Jadi, ketika membaca novel ini di awal, saya cukup mengernyitkan dahi karena tenaga dalam dan kekuatan sihir disebut-sebut.

Kalau saya ditanya siapa tokoh favorit saya dalam novel ini, mungkin saya akan memilih Kya. Iya. Saya suka gaya Kya yang tetap perhatian pada temannya. Meskipun kalau ditanya saya malah lebih penasaran dengan Kyu, saudara kembar Kya. Mungkinkah di sekuel selanjutnya, Kyu akan muncul kembali dan memiliki peran yang lebih besar? Mungkin saja.

Nah, jadi buat kalian yang menginginkam bacaan yang cukup menantang tapi tetap khas teenlit, maka Dua Dunia bisa menjadi pilihan untuk kalian.

3 bintang untuk persahabatan Ren dan Kya.

Sincerely,
Puji P. Rahayu
Finding You Among the Stars

Siapkah kamu menerima pengganti orang yang telah hilang darimu?

karya  Eka Annisa

 2 dari 5 bintang


Waktu baca: 27 Januari 2017
Penulis: Eka Annisa
Penyunting: M. Aditiyo Haryadi
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2016
Tebal buku: 212 halaman
ISBN: 978-602-03-2754-9
Gramedia Writing Project

Bagi Nadhira, Reo adalah bintang yang selalu menerangi hidupnya. Saat cowok itu meninggal, hidup Nadhira menjadi gelap. Dia menjadi lebih tertutup dan enggan bersosialisasi. 

Sampai akhirnya Nadhira bertemu Haykel si mahasiswa menyebalkan di salah satu perpustakaan Jakarta. Herannya, cowok itu mengingatkan Nadhira pada Reo karena sama-sama menyukai alam semesta. Kemiripan itulah yang membuat hati Nadhira pelan-pelan terbuka.

Kedekatan Nadhira dan Haykel membuat Edgar—sahabat Reo—kesal. Bagaimanapun, Edgar lebih dulu menyukai Nadhira. Bahkan cowok itu rela melakukan apa pun demi Nadhira. Kegigihan Edgar pun membuat perasaan Nadhira goyah. 

Selain itu, Nadhira juga dihadapkan pada kenyataan menyakitkan tentang asal-usul Haykel, kehidupan Edgar, bahkan misteri kematian Reo


Informasi lebih lanjut dapat dibaca di:

Saat aku membaca Finding You Among The Stars, aku sama sekali tidak memiliki ekspektasi apa-apa. Ohh, baiklah. Aku sedikit berharap kalau novel ini setidak-tidaknya mirip dengan Starlight karya Dya Ragil. Tapi sayangnya, aku tidak menemukan hal yang sama dalam FYATS.

Star Light

"Udah, lupain. Dua prinsip yang benar-benar beda nggak bakal pernah ada itik temunya biar didebatin sampai botak." Lintang, hlm. 59.

Karya  Dya Ragil
3.5 dari 5 bintang

Sumber gambar: goodreads.com
Penulis                 : Dya Ragil
Genre                   : Young Adult, Teenlit
Seri                      : Gramedia Writing Project
Desain sampul     : Orkha Creative
Pemeriksa aksara : Abduraafi Andrian
Penerbit                : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit          : 2016
Tebal buku           : 264 halaman
ISBN                    :9786020327532
Hadiah pada saat mengunjungi booth iJakarta di IIBF.


Bakal kusedot semua cahaya dari bintang-bintang yang kelewat dekat. Hati-hati, bisa aja kamu salah satunya.

Gimana rasanya satu kelompok belajar sama murid-murid berbeda kepribadian? Harusnya sih seru, tapi Wulan merasa kebalikannya. Dia bete mesti sekelompok sama Lintang—saudara kembarnya yang lebih disayang sang ayah, Bagas si genius bermulut besar, Nindi yang galak dan dingin, juga Teguh si biang onar. Hubungan kelimanya makin kacau waktu sekolah mengadakan seleksi perwakilan untuk olimpiade sains. 

Di tengah persiapan olimpiade, Wulan harus menghadapi sang ayah yang selalu meragukan dirinya, mantan pacar yang kerap menindas saudaranya, juga mantan gebetan yang terus mengganggu konsentrasinya. 

Akankah kehidupan SMA Wulan berjalan mulus? Atau dia gagal membuktikan kemampuannya?

Informasi lebih lanjut dapat dibaca di:


Mungkin, sudah lama sekali aku tidak membaca novel teenlit. Dalam artian, akhir-akhir ini aku lebih banyak membaca novel metropop maupun fantasi. Well, kalau boleh jujur, teenlit merupakan jenis novel yang mengenalkanku dengan dunia membaca. Aku masih ingat, saat SMP aku benar-benar suka membaca novel dan semua itu bermula dari novel teenlit. Teenlit sendiri merupakan novel yang ditujukan untuk usia remaja. Tidak heran bila cerita yang disajikan oleh Dya Ragil dalam Star Light tidak jauh-jauh dari cerita remaja SMA. Yang perlu digarisbawahi, dalam novel teenlit sendiri tidak melulu tentang percintaan. Tapi juga ada beberapa pelajaran yang dapat diambil dari perjalanan para tokoh.
Traces of Love
"Aku sebenarnya senang-senang saja, tapi pasal-pasal di The Code mau diapakan...dicoret pakai spidol hitam supaya tidak terlihat?"--Fay Regina McGallaghan.

By Clio Freya

5 for 5 stars

Penerbit            : Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit       : Jakarta
Tahun Terbit     : Oktober 2014
Tebal Halaman : 416 halaman
ISBN                 : 9786020308708


Sebulan telah lewat sejak Fay diterima menjadi anggota keluarga McGallaghan.


Lewat kehidupan yang nyaris sempurna di kastil McGallaghan di Paris, Fay berjuang melalui kesedihan akibat kehilangan kedua orangtuanya, sembari mencoba beradaptasi dengan anggota keluarga yang lain, termasuk Kent dan Reno. Pada saat yang bersamaan, Fay menjalin komunikasi dengan Enrique Davalos, cowok keren berambut cepak asal Venezuela yang dikenalnya di kafe.

Setelah ulang tahun Fay yang kedelapan belas yang dirayakan dengan jamuan megah, pamannya, Andrew McGallaghan, menyatakan bahwa masa berkabung Fay telah usai. Fay pun diarahkan untuk mengetahui seluk-beluk keluarga secara lebih dalam, termasuk mengenal Core Operation Unit, badan intelijen di bawah naungan keluarga McGallaghan.

Sejalan dengan waktu, hubungan antara Fay dan Enrique terjalin semakin erat. Kent dan Reno pun membayangi gerak-gerik Fay, masing-masing dengan alasan tersendiri. Bagi Fay, hubungannya dengan Enrique berjalan sempurna, hingga Andrew McGallaghan mulai memainkan kartunya satu demi satu.

Fay pun dihadapkan pada dua pilihan: mengikuti perintah pamannya dengan mengorbankan perasaannya, atau mendahulukan perasaannya dan menghadapi kemarahan pamannya.


***

Keputusan Fay kembali ke Paris mengantarkan Fay pada kehidupan McGallaghan yang sebenarnya. Setelah melewati tes dari para paman, Fay resmi menjadi anggota Keluarga McGallaghan. Pastinya, ia pun harus bersiap untuk menjadi anggota COU.
From Paris to Eternity
Fay's Adventure #2
"Fay, perasaanku kepadamu tidak pernah berubah sedikit pun. Aku tahu aku tidak pernah mengatakannya, but I love you... and will always do."--Kent Edgar McGallaghan

By Clio Freya

5 for 5 stars

Desain dan Ilustrasi Kaver    : Maryna Design
Penerbit                                  : Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit                             : Jakarta
Tahun Terbit                           : Februari, 2010
Tebal Halaman                       : 360 halaman
ISBN                                      : 97897922535900


Setelah menyelesaikan "tugas" dari Andrew McGallaghan, Fay Regina Wiranata kembali ke Indonesia, kembali menjadi siswa SMA biasa. Tak secuil pun kisah serunya di Paris ia bocorkan kepada sahabat-sahabat dan orangtuanya.


Fay hampir yakin kehidupannya akan berjalan normal seperti biasa. Namun, ia mendapat kejutan lain yang mau tak mau menyeretnya kembali ke peristiwa di Paris: ia menjadi juara lomba mengarang berbahasa Prancis dengan hadiah kursus singkat selama satu minggu di Paris!

Yakin dirinya tidak pernah mengikuti lomba yang dimaksud, tambahan lagi berita itu disampaikan oleh Institute de Paris yang merupakan kedok penculiknya tahun lalu, Fay tahu ia tidak punya pilihan lain kecuali berangkat ke Paris memenuhi panggilan Andrew.
Hari-harinya ternyata berjalan lebih berat daripada yang ia sangka. Selain mendapatkan pengawasan dari rekan Andrew bernama Philippe Klaan yang sikapnya sangat tidak bersahabat, Fay juga harus menata kembali perasaannya kepada Kent, juga Reno.
Selesai melaksanakan tugas, hidup memberikan kejutan lain yang amat mengguncang Fay: pesawat yang ditumpangi kedua orangtuanya mengalami kecelakaan dan orangtuanya dikabarkan meninggal dunia. Fay harus membuat keputusan terberat dalam hidupnya: tetap di Jakarta dengan ketidakpastian akan masa depan, atau pergi ke Paris demi sebuah kepastian masa depan namun sekaligus membuatnya terpuruk sepanjang masa.


***

Sebuah tugas lagi-lagi digulirkan oleh Andrew McGallaghan untuk Fay Regina Wiranata. Fay yang akhirnya kembali ke Jakarta dan merasa menjadi murid SMA biasa, tiba-tiba saja dikejutkan dengan surat pengumuman yang dikirimkan oleh Institute de Paris ke rumahnya. Sebuah lembaga fiktif yang menjadi kedok penculiknya tahun lalu. Karena tidak punya pilihan untuk menolak, Fay pun berangkat ke Paris dan bersiap menghadapi tugas yang diberikan oleh Andrew.

"Manusia beradaptasi dengan rasa sakit. Yang lebih penting sebenarnya bukan rasa sakitnya, tapi bagaimana kita bereaksi terhadap rasa sakit itu."

Tidak seperti tahun lalu, kali ini pengawas latihan Fay bukanlah Andrew. Melainkan rekan Andrew, yakni Phillipe Klaan. Phillipe sendiri sikapnya sangat tidak bersahabat dan bisa dibilang lebih sadis daripada Andrew, Tak hanya kesialan itu, rupanya Fay menjalani latihan bersama Kent--cowok berambut pirang yang tahun lalu membuat hatinya melayang dan diempaskan ke tanah tanpa ada penjelasan. Saat pelatihan, yang menjadi mentor Fay dan Kent adalah Reno--teman kursus Fay yang ternyata merupakan sepupu Kent. Fay rasanya mau gila saat tahu kebenaran yang ada.

"Tidak perlu mencari alasan yang masuk akal untuk suatu kejadian, yang lebih penting adalah akibatnya."

Belum selesai dengan hal itu, nyatanya Fay dan Kent menjalankan tugas mereka sebagai pengintai dan diberi peran sebagai kekasih. Berbagai penjelasan Kent tentang alasan kepergiannya tahun lalu, akhirnya membuat Fay mengerti, kebersamaannya dengan Kent memang tidak boleh ada. Sampai kapanpun nanti.

Tapi apa gunanya menjelaskan alasan yang begitu suci, bila semua harus berakhir menyakitkan?

"Aku tidak seperti kamu! Mudah melupakan hal-hal yang menyakitkan!"

Di saat Fay merasa tugasnya sudah berakhir dan kehidupannya bisa berjalan normal, lagi-lagi nasib mempermainkan kehidupan Fay. Pesawat yang ditumpangi orang tua Fay jatuh di hutan Amazon dan dipastikan tidak ada yang selamat. Fay bingung harus berlindung kemana. Apakah menetap di Jakarta atau... mengambil keputusan lain dan kembali ke Paris.

Source: google.com, edited by me.
SPOILER ALERT! DON'T READ IF YOU DON'T WANT TO.

Akhir yang memilukan kalau menurutku. Lagi-lagi, Andrew berperan layaknya Tuhan di kisah Fay. Semua yang dilakukan Fay, terasa selalu diatur oleh Andrew. Semua kemungkinan-kemungkinan pun sudah diprediksi oleh Andrew dengan tepat. Sayangnya, yang cukup membuatku sedih adalah, hak yang dirampas oleh Andrew dari Kent maupun Fay cukup kejam. Bagaimana mungkin kedua perasaan yang begitu tulus tidak bisa dibiarkan bersama? Dengan alasan yang menurutku, lagi-lagi, cukup menyedihkan.

"Keputusanku untuk meninggalkan dia bukan atas pengaruh ancaman kamu. Aku tahu apa yang terbaik untuk dia."

Ahh, overall, cerita ini menarik. Dan pastinya membuat yang membaca jantungan. Oh, c'mon. Dimana lagi sih ada cerita teenlit yang mengisahkan agen rahasia dan kayak bukan novel teenlit. Aku cukup kaget dengan berbagai macam strategi operasi yang digulirkan oleh Andrew. Benar-benar bisa dirasakan power dari kepala Keluarga McGallaghan. 

Kebersamaan kita berdua memang tak boleh ada, tapi sampai kapan pun aku tahu bahwa di hatiku kamu akan selalu ada dan tidak ada yang bisa mengubahnya.

Sebenarnya, aku sudah membaca novel ini dari lama. Hanya saja, baru sempat membuat reviewnya sekarang. Tenang, aku baca lagi kok cerita ini. Jadi, aku nggak ngarang-ngarang amat waktu bikin review ini. 

Jujur, aku sangat menyukai konsep kaver dari From Paris to Eternity. Cantik dan high class banget. Benar-benar bagus dan beda dari yang lain. Pokoknya, yang membuat kaver novel ini, pengin aku kasih nilai seratus deh, :"

Mungkin karena ini buku kedua, jadi banyak pertanyaan yang bersliweran di kepalaku. Yang cukup menganggu, who the hell Enrique is? Aku jadi curiga dia itu bagian dari agen rahasia organisasi lain... Dan, kalimat Andrew di epilog. 

"...Wajar saja seseorang bereaksi seperti itu bila harus menyerahkan anak semata wayangnya kepada orang lain--satu hal yang ia ketahui dengan persis bagaimana rasanya."

Kenapa bisa Andrew ngomong kayak gitu? Apa Andrew pernah punya anak sebelumnya? :o Akhirnya jadi menuntun ke pertanyaan, apa hubungan antara Andrew dan Kent sebenarnya? Kenapa Kent direkrut di umur yang sangat muda? Dan kenapa pula penampilan fisik Andrew dan Kent harus sama? Terakhir, kenapa hanya Kent yang asal-usulnya tidak jelas? Kenapa? Kenapa dia dilarang jatuh cinta?

"Hiduplah untuk setiap detiknya. Bila dalam detik ini hidup tidak berpihak padamu, percayalah pada detik berikutnya hidup akan menjadi lebih baik."

"Hidup adalah sebuah pilihan, dengan segala konsekuensinya. Terlalu sering seseorang menjatuhkan pilihan hidup tanpa bersedia menerima konsekuensi atas pilihan itu."

Ahh, kebanyakan kenapa jadinya. Ya sudahlah.
Intinya aku puas banget baca cerita ini. Semakin membuat orang penasaran dengan kelanjutannya. Misterinya terlalu banyak dan memang perlu digali lebih lanjut. Ahh, betapa menyenangkannya membaca kisah perjalanan Fay ini.

5 bintang untuk perjalanan Fay yang tiada akhir




Eiffel, Tolong!
Fay's Adventure #1
"Sudah merupakan kebiasaannya untuk menghukum seseorang dengan mengambil sesuatu yang berharga bagi orang tersebut, sehingga pesan yang ingin disampaikannya mengena."--Kent Edgar McGallaghan.

By Clio Freya

5 for 5 stars

Source: here
Desain dan Ilustrasi Kaver   : Bena NDR
Penerbit                                : Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit                           : Jakarta
Tahun Terbit                         : Januari 2012, Cetakan keenam
Tebal Halaman                     : 352 halaman
ISBN                                    : 9789792243772


Siapa sih yang nggak bakalan melonjak-lonjak kegirangan kalau ditawari liburan musim panas di Paris tanpa orangtua selama dua minggu?


Itu juga yang dilakukan Fay Regina Wiranata--yang baru saja naik ke kelas 3 SMA--ketika orangtuanya memberitahukan bahwa dia sudah didaftarkan kursus bahasa Prancis selama dua minggu di Paris.

Namun, setelah menginjakkan kaki di kota Paris, kegembiraan Fay berubah seketika; ia diculik oleh seorang pria yang memintanya berpura-pura menjadi seorang gadis Malaysia bernama Seena. Sejak itu, Fay menjalani kehidupan ganda selama dua minggu: kursus bahasa pada pagi hari dan latihan menjadi Seena pada sore hari.

Masalah mulai muncul ketika Fay jatuh cinta pada Kent, seorang pemuda asal Inggris yang juga keponakan si penculik. Hidup Fay juga makin runyam ketika muncul Reno, teman kursusnya yang secara terang-terangan menentang hubungannya dengan Kent.

Seperti apa hubungan Fay dengan Kent? Apa yang terjadi saat Fay melakukan tugasnya berperan sebagai Seena? Apa sebenarnya yang diinginkan oleh penculiknya?


***

Eiffel, Tolong! merupakan salah satu novel yang mengantarku suka membaca novel. Aku suka banget sama cerita Fay dan aku nggak menyangka kehidupan Fay akan serumit ini. Oke, jadi sebenarnya aku membaca novel ini karena tuntutan. Iya, actually I am one of twitter administrator at @McGallaghanFams. So, I have to re read this book because many thing I couldn't remember precisely. Jadi, akhirnya aku baca lagi novel ini dan lagi-lagi aku tidak kecewa.

Satu hal yang aku kagumi dari Clio Freya adalah idenya yang luar biasa. Jarang banget penulis teenlit yang mengangkat tema agen rahasia seperti yang dilakukan oleh Kak Clio. Biasanya, teenlit hanya sekadar membahas kehidupan anak SMA yang disertai dendam dan lainnya. Tapi tidak dengan Kak Clio. Kak Clio mencoba untuk memberikan cerita baru. I do like the adventure and the romance itself. 

Bermula dari perjalanan Fay ke Paris untuk menjalani kursus bahasa. Sebenarnya, Fay akan pergi bersama mamanya. Sayang, tugas mamanya dipindah ke Brazil. Jadilah Fay pergi ke Paris sendirian. Sebuah kesempatan yang menyenangkan tentunya. Akan tetapi, di hari pertamanya di Paris, Fay malah diculik oleh seseorang bernama Andrew. Andrew meminta Fay untuk berpura-pura menjadi seorang gadis Malaysia yang ternyata wajahnya sangat mirip dengan Fay. Fay yang tidak memiliki pilihan apa-apa, terpaksa menjalani berbagai latihan yang kalau dipikir-pikir, sedikit membuatnya sakit hati, baik secara mental dan fisik. 
Apa kira-kira reaksi Mama kalau tahu gue diculik di hari pertama, digebukin di hari kedua, dan ditendang di hari ketiga?
Masalah muncul saat Andrew mengenalkan Kent pada Fay. Kent, seorang pemuda asal Inggris yang begitu tampan dan sangat memikat. Tentunya, Fay berharap bahwa tindak-tanduk Kent akan sama seperti penampilannya. Sayangnya, tidak demikian. Kent malah menyusahkan Fay pada saat latihan. Fay sempat mengutuki dirinya karena masih saja melayang-layang meskipun Kent begitu menyebalkan.

Sebuah pengorbanan yang dilakukan oleh Fay untuk Kent, membuat hati Kent terketuk. Ia tidak menyangka ada orang yang mau melindungi kesalahannya. Sejak saat itu, perasaan cinta mulai tumbuh di hati Kent. Begitu pula dengan Fay. Keduanya sama-sama merasakannya. Sayangnya, campur tangan Andrew membuat Kent harus mundur.
"Buang jauh-jauh semua pikiran tentang Fay. Bagi kamu, dia tidak nyata. Jadi apapun yang kamu rasakan, tidak boleh ada."
"Ini tidak masuk akal, bahkan untuk mencitai saja aku tidak punya hak!" 
Ia sangat mencintai Fay, amat sangat mencintainya, hingga ia tidak boleh melibatkan Fay dalam hidupnya.
Selain itu, ada pula teman sekelas Fay bernama Reno. Kenyataannya, Reno bukanlah sekadar orang biasa. 

Semua saling terkait dan semuanya seolah-olah telah diatur oleh Andrew. Andrew bergerak selayaknya Tuhan. Apapun yang dilakukan oleh Fay, Kent, dan Reno seperti sudah diatur oleh Andrew. Dan Andrew bisa melakukan apapun untuk membuat hal-hal yang berada di luar kendalinya, masuk menjadi kendalinya lagi.

Source: here, edited by me
It's complicated.

Agen rahasia gila yang dipimpin oleh orang gila. Cerita ini benar-benar berbeda dari novel teenlit biasanya. Aku salut dengan Kak Clio yang berhasil meramu cerita ini dengan baik. Logikanya pun tersampaikan dan memang sudah dipersiapkan matang-matang. Deskripsi Paris di novel ini pun tergambar apik dan tidak membuat bingung. Semuanya pas.

Sejak awal, novel ini memang merupakan novel yang akan dibuat trilogi. Jadi, jelas banget kalau akhir kisah Fay tidak akan berada di buku pertama ini. Tentunya, banyak orang yang akan menanyakan bagaimana kisah Fay selanjutnya. 

Kekurangan novel ini, terutama di cetakan awal-awal adalah kavernya. Ampun, deh. Itu kaver nggak menarik banget untuk dilihat. Kalau semisal waktu dulu aku nggak membaca sinopsisnya, aku pasti nggak bakal mau baca novelnya. Kavernya bikin drop langsung. Syukurlah novel hasil cetak ulang kavernya jadi lebih cantik. Bahkan, memiliki tema yang sama dengan buku kedua dan ketiga. Yeay.

Nah, jadi, kalau ada yang mencari novel teenlit yang nggak biasa, bisa banget baca Eiffel, Tolong! I swear you, you would not regret it!

--

Dylan, I Love You!
Kalau itu aku nggak takut. Fans memang berarti banget buat aku, tapi kamu lebih dari itu. Aku cuma takut kamu kenapa-kenapa...”—Dylan.
By Stephanie Zen
4 of 5 stars

Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama
Tebal halaman           : 296 halaman
Tahun terbit               : November 2007
ISBN                           : 9792230653


Dylan and Alice is a very cute couple. Love it.


Source: Goodreads

Kamu berpikir semua cewek blasteran pasti cantik? Oho... salah besar! Lihat deh Alice. Meski blasteran, hidungnya enggak bangir, dia enggak punya tinggi badan 175 cm, dan dia benci banget jadi setengah bule karena sewakt kecil selalu diejek... bule kampung!

Tapi hidup Alice berubah total setelah dia ketemu Dylan Siregar, vokalis band Skillful. Cowok itu benar-benar jenis cowok yang adorable, ganteng, terkenal, keren, tajir, low profile, pokoknya sanggup bikin para makhluk cewek klepek-klepek!



Masalahnya, Alice enggak tahu gimana caranya supaya dekat sama Dylan. Cowok itu kan seleb, sementara dia cuma anak SMA biasa. Alice tambah jengkel karena temannya menyarankan dia untuk enggak mengkhayal terlalu muluk tentang Dylan. Memangnya salah ya, kalau kita berkhayal bisa pacaran sama seleb?
Dan emangnya..... seandainya nih, impian itu tercapai, apa jadi pacar Dylan benar-benar seindah yang Alice bayangkan?

REVIEW:
Berhubung aku pengen baca teenlit, aku memutuskan untuk membaca ulang novel Dylan, I love You! ini. Bukannya apa-apa. Tapi novel buatan Stephanie Zen ini memang membekas di hatiku dan aku suka banget adanya dua sudut pandang yang digunakan. Nggak bikin bingung dan biasanya malah bikin ngakak. Hehe.

First impression:
Dulu sih, aku baca sekuelnya dulu baru novel ini. Iya, dulu aku baca Dear, Dylan! dulu. Karena tertarik dan ngakak baca Dear, Dylan! aku memutuskan untuk mencari novel pertamanya. Alhamdulillan dapet dan aku sama sekali tidak menyesal untuk membacanya. Sekarang, di saat aku membaca ulang seperti ini, aku pun masih terhanyut dengan gaya bahasa Steph.

The Appearance:
Kalau dari segi sampul, aku kurang sreg. Kenapa? Ya, abisnya, itu Alicenya nggak bisa cakepan dikit apa? Item banget kulitnya :( Terus, kombinasi biru-kuningnya agak-agak aneh gitu. Ditambah blink-blink nggak jelas itu. Heuf. Ya sudahlah. Tak apa. Etapi, kenapa Dylannya janggutan dah? Jelek amat. Ish.

The Summary:
Inti cerita dari novel ini adalah seorang anak SMA biasa yang pacaran dengan vokalis band ternama.

Alice, seorang anak SMA yang tiba-tiba saja ditunjuk sebagai vokalis band pengisi acara kelulusan di SMA-nya. Saat ditanya tentang lagu apa yang sebaiknya dibawakan, Alice pun tidak sengaja nyeletuk lagu milik Skillfull, salah satu band di Indonesia yang sedang naik daun. Tanpa sadar, Alice begitu terpesona dengan vokalis Skillfull yang terkenal ganteng se-Indonesia Raya itu. Sejak saat itu, Alice mendeklarasikan dirinya sebagai fans Skillful. Bahkan, ia pun tergabung dengan beberapa grup milis untuk mengetahui perkembangan Skillfull—dan tentu saja tentang Dylan.

Dylan adalah seorang vokalis Band Skillfull. Ia dikagumi dan dicintai berjuta umat di Indonesia. Dengan ketampanannya, banyak orang yang mengidolakannya. Ia adalah mahasiswa fakultas hukum yang sedang cuti. Meskipun begitu, Dylan sempat merasa bahwa kehidupannya sebagai selebritis tidak terlalu mengenakkan. Pacar  pertamanya, Karin, meninggalkannya karena berbagai tekanan yang dialami oleh Karin.

Berawal dari keinginan Alice bertemu Dylan, keseluruhan kisah ini berlangsung. Entah bagaimana, ada saja jalan yang dimiliki Alice untuk bertemu dan pada akhirnya berpacaran dengan Dylan. Acara Pacar Selebriti pun menjadi salah satu gerbang bagi Alice dan Dylan untuk bersama.

Sayangnya, kebersamaan Alice dan Dylan ini tidak semulus jalan tol. Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi oleh mereka berdua. Mulai dari fans Dylan yang kecentilan, sampai puncaknya Alice diteror karena menjadi pacar Dylan.

Beberapa tokoh yang cukup signifikan dalam novel ini ada Grace, sahabat Alice yang selalu mengerti keadaan Alice. Tora, abangnya Dylan. Mbak Vita, pacar Tora. Tante Ana, mamanya Dylan dan Tora. Orang tua Alice. Tak lupa beberapa anak milis Skillfull dan Dylanders.

The Point of view, plot, and setting.
Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini ada dua. Sudut pandang dari sisi Alice dan juga sudut pandang dari sisi Dylan. Dua-duanya menggunakan sudut pandang orang pertama. Meskipun ada dua sudut pandang seperti ini, sama sekali tidak membuatku bingung atau mengernyitkan dahi. Bahasa yang digunakan kocak abis. Jadinya seru banget bacanya.

Alur yang digunakan adalah alur maju. Nah, di sini jarang banget flashback. Paling-paling cuma sekelebatan ingatan Dylan tentang Karin. Selain itu, semuanya maju.

Setting yang digunakan sekitar tahun 2006 dan di Jakarta. Soalnya sering nyebut daerah PIM dan PS. Hehe. Dan kayak baru sadar gitu, udah 10 tahun yang lalu novel ini ada. Hue.

The Opinion
Pendapatku tentang novel ini adalah, aku suka kisah Teenlit yang tidak terlalu menye-menye. Mengangkat tema selebriti membuat pembaca akan tertarik dan tentunya, hal ini sangat seru. Menurutku, novel ini merupakan salah satu novel teenlit yang eksekusinya rapi. Steph berhasil membuat novel teenlit yang nggak biasa dan sangat enak dinikmati.

Mengulas sisi lain kehidupan selebriti cukup membuatku tertarik. Dan tentunya, aku nggak menyesal membaca novel ini.

Last Impression
Aku jadi pengen baca sekuelnya juga, kan? Heuhue. Tetep ngangenin dan tetep bikin ketawa sendiri pokoknya.

The Conclusion
Recommended, buat kamu yang pengen baca teenlit yang revolusioner (?)


First Girl

“Menjaga dan melindungi Tiara bukan hanya tugas, tapi juga kewajiban. Tiara telah jadi sahabat saya, dan saya kembali untuk menyelamatkan sahabat saya.”—Aster.

By Luna Torashyngu
3 for 5 stars

Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama
Tebal halaman           : 280 halaman
Tahun terbit               : 2015, Cetakan pertama
ISBN                            : 978-602-03-1753-3

She has talent and she knows how to use it.

Tiara tadinya hanya remaja SMA biasa yang hobi hang-out sepulang sekolah, nongkrong dan jajan di kanti, juga sering ketiduran di kelas saat pelajaran berlangsung.

Tapi hidup Tiara berubah setelah ayahnya terpilih menjadi presiden. Sebagai anak presiden, Tiara mendapat fasilitas pengamanan ketat dari Pasuka Pengamanan Presiden (Paspampres). Sejak itu kebebasan Tiara seolah terenggut. Saat hang-out dia selalu dikawal. Sebelum jajan di kantin, makanannya dicipi lebih dahulu oleh pengawalnya. Dan yang bikin Tiara bête, dia nggak bebas lagi ngecengin cowok yang diincarnya.

Tiara protes. Dia berontak. Dan protesnya diterima. Tiara lalu mendapat pengawal pribadi yang seusia dengannya, bahkan jadi murid baru di kelasnya.

Namanya Aster, bukan remaja biasa, dan telah terlatih mengawal anak presiden.
Bisakah Tiara menerima Aster sebagai pengawal pribadinya? Dan mampukah Aster melindungi Tiara saat dia tahu ada pihak lain yang mengincar Tiara?

Review:
Hore. Akhirnya setelah mengumpulkan niat, aku berhasil menyelesaikan membaca novel setelah vakum beberapa bulan. Hiks. Dan aku memutuskan akan berusaha menulis review-nya. Oke, jadi novel yang kubaca ini adalah seri terbaru dari novel Kak Luna. Aku inget banget kalo novel ini terbit setelah ada Gathering Teenlit di Gramedia Central Park beberapa bulan yang lalu. Dan, seperti biasanya, tema yang diangkat nggak biasa. Ciri khas Kak Luna banget pokoknya.

Dyandra Sabilla atau Andra ditugaskan sebagai pengawal bagi putri presiden Indonesia, Tiara. Andra yang merupakan anggota dari unit Jathayu harus berusaha sebisa mungkin untuk menjaga keselamatan Tiara. Berkali-kali Andra atau lebih dikenal dengan nama sandi Aster, harus melanggar SOP karena pada akhirnya Andra merasa kalau Tiara bukan hanya sekadar paket untuknya. Andra bisa merasakan kalau persahabatan yang ditawarkan oleh Tiara membuatnya larut dan pada akhiranya. Andra menganggap Tiara sebagai sahabatnya.

Awalnya, masalah-masalah yang mengancam keselamatan Tiara bisa diatasi oleh Andra dan timnya. Akan tetapi, suatu kejadian membuat Andra dikeluarkan dari Jathayu. Tak berapa lama kemudian, Tiara diculik dan berhasil membuat gempar Istana.


Dan kelanjutannya, baca aja sendiri. Heuheu.

Ku suka dengan cerita ini. Banyak teka-tekinya. 

Tapi, waktu aku membaca novel ini, aku jadi teringat dengan novel Kak Luna sebelumnya, D’Angel: Princess. Garis besar ceritanya sama. Yakni, adanya seorang anak presiden yang dikawal oleh pasukan khusus dan berumur sebaya dengan si anak presiden.

Jadi, aku merasa kayak sama aja bacanya. Cuma, bedanya adalah kalau di First Love, pengawalnya dari Jatayu—unit khusus di bawah paspampres---sedangkan di D’Angel: Princess, pengawalnya adalah genoid.

Untungnya, aku masih tetep suka dengan model ceritanya Kak Luna. Yaa, meskipun ada garis besar cerita yang sama dengan novel sebelumnya.

Oke, pertama aku akan membahas sampulnya. Dari sampul sebenernya nggak mencerminkan sama sekali kalau ini bukan novel cinta-cintaan. Sebenernya, warnanya sih aku suka, cuma, gambarnya itu lhooo. Kenapa harus seorang remaja cewek biasa gitu? Jadinya kan menipu. Sama, aku merasa ada penurunan nih gambar-gambar covernya GPU. Sebagai contoh, aku lebih suka cover seri Mawar Merah yang lama. Sorry to say, Kak.

Jalan ceritanya, entah mengapa aku merasa ada yang aneh. Tidak sehalus biasanya. Entahlah. Aku juga nggak tahu kenapa merasa kayak gini. Apa karena faktor aku udah lama nggak baca karangan novel Kak Luna? Atau akunya yang keseringan baca International Relations Theory? Aku juga nggak tahu. Cuma, aku merasa nggak sepuas biasanya.

Tapi tetep sih, aku nggak bisa menebak apa yang terjadi. Heuheu. Nggak nyangka aja kalo ternyata Rio anaknya Bhaskoro. Meskipun bukan anak kandung, sih. Tapi tetep aja. Dan aku semacam mau ngakak, ini namanya mirip-mirip sama orang pemerintahan asli ya? Udah gitu, kerjaannya hampir sama lagi. Jadi, kayak baca kisah nyata gitu. Keren banget deh pokoknya.

Hemm, komentarku soal jalan cerita. Bagus tapi nggak smooth. Sama, aku tahu kok ini pasti bakal jadi trilogi atau tetralogi, jadi aku masih penasaran dengan misteri-misteri yang ada di buku ini. Kayak misalnya, organisasi MATA itu sebenernya apa.

Terus, soal tokoh favorit. Siapo yaa? Andra aja deh. Keren aja. Sekitaran umur 17 tahun, bisa bela diri, jago nembak, dan jalan pikiran tak tertebak. She has talent and she knows how to use it. Keren banget kamu, mah.

Tokoh ngeselin seumur hidup, tentu aja Kenanga. Surya juga deng. Apa sih yang ada di pikiran mereka berdua? Udah gitu yang Kenanga sengak setengah mati lagi. Geez.

Jadi, kesimpulannya aku masih penasaran dengan semuanya. Aku masih penasaran kenapa ada organisasi MATA. Siapa yang negebunuh Harry dan lainnya. Nasib Andra selanjutnya gimana. Kalau Bapaknya Tiara udah turun jabatan gimana. Dan lainnya. Banyak banget yang bikin penasaran. Nah, kayaknya aku bakal terus melanjutkan membaca seri ini dan akan segera beli *kalau punya uang* waktu lanjutannya udah mejeng di rak buku.

In my opinion, Kak Luna berhasil melakukan eksekusi pada cerita ini dengan cukup menarik dan selalu bikin penasaran sejuta umat. J