Senandika Prisma
Harapan-harapan yang kita miliki mungkin dapat terkikis karena kenyataan yang ada.
Blue Valley Series
karya Aditia Yudis
3 dari 5 bintang
![]() |
| Sumber gambar: Goodreads |
Penulis: Aditia Yudis
Penyunting: Jia Effendie
Tahun terbit: Desember 2016
Penerbit: Falcon Publishing
Tebal buku: 212 halaman
ISBN: 978-602-60514-2-4
Di pojok selatan Jakarta, kau akan menemukannya. Tempat itu tak sepanas bagian Jakarta lainnya. Langit di sana sering berubah seolah mengikuti suasana hati penghuninya. Kau akan bisa menemukannya dengan mudah. Ada banyak rumah di sana. Orang menyebut tempat itu Blue Valley.
Rumah nomor 6 kedatangan penghuni baru. Cokelat dan berbulu. Hadiah untuk seorang anak laki-laki yang riang dan lucu. Bibir mungilnya selalu mengulas senyum yang dapat menghapus kesedihan dan menularkan keceriaan.
Namun, kehidupan selalu punya kejutan. Rumah nomor 6 menyimpan kutukan. Gadis manis yang tinggal di sana perlahan kehilangan harapan. Pernikahan yang sudah direncanakan lambat laun berubah menjadi angan belaka. Prisma bertahan di ambang kehancuran. Dia menanggung semua luka untuk menemukan kembali yang telah hilang.
Informasi lebih lanjut dapat dibaca di:
Rumah nomor 6 di Blue Valley memiliki kutukan. Itu kata semua orang. Prisma yang menyewa rumah itu dari Ian, pemilik rumah, tidak merasa demikian. Dan entah bagaimana caranya, Prisma dan Ian tertarik satu sama lain. Meskipun Ian adalah seorang duda beranak satu, Prisma tidak keberatan. Bahkan, Prisma senang bisa menjadi calon ibu Rory. Rasa sayang Prisma terhadap Rory ditunjukkan dengan diberikannya Junior--seekor kelinci berbulu cokelat--kepada Rory oleh Prisma. Rory benar-benar menyukai hadiah pemberian dari calon ibunya itu.










