Sumber: YouTube/Big Hit, edited by me

Hello!

Setelah kemarin saya mengulas film pendek dari Beomgyu, sekarang saatnya saya membahas film selanjutnya dari TXT Universe. Untuk film ketiga ini, giliran Yeonjun yang muncul. Oh, ya, sebelum saya membuat artikel ini, saya sempat menonton To Do TXT yang merupakan variety show untuk TXT--sama seperti Run BTS! 

Nah, setelah menonton salah satu episode, saya penasaran dengan urutan umur dari para member TXT. Saya dari awal mengira Soobin merupakan member tertua. Ternyata saya salah dan yang benar adalah Yeonjun. Smh. Tapi kalau ditanya urutan lengkapnya, saya tidak tahu siapa yang lebih tua di antara Beomgyu dan Taehyun.

Baiklah. Demikian nostalgianya. Kembali ke pembahasan utama. Film pendek berdurasi 1:05 ini masih sama dengan film pendek sebelumnya. Tidak ada konsep yang berubah. Kamu bisa menonton film pendeknya di sini:


Di film pendek ini, jelas sekali Yeonjun terlihat lebih kurus dibandingkan sekarang. Sekarang, Yeonjun terlihat jauh lebih berisi. Apa karena sudah tidak ada batasan makanan? Mungkin saja. Salah satu poin penting dari video ini adalah hewan yang muncul. Saya tahu dalam video ini para hewan itu di-shoot sedemikian rupa supaya terlihat artistik. Masalahnya, saya masih tidak bisa menyebutkan dengan tepat hewan apa ini. Ulat? Atau hewan lain?

Sumber: YouTube/Big Hit

Sampai sekarang, saya belum ada bayangan apa hubungan antara hewan-hewan ini dengan bunga yang digunakan di seluruh film pendek TXT. 

Untuk peletakan bunga, tentu saja saya bisa mengenali posisi yang digunakan. Untuk Yeonjun, ia memposisikan bunga yang ia pegang di depan lehernya. Jadi, jelas bahwa seluruh pose yang diambil bukan sekadar lalu. Dan saya harus mengingat fakta bahwa Big Hit selalu memberikan easter egg untuk seluruh video yang termasuk ke dalam universe yang dibangun. Jadi, mulai sekarang saya sudah tidak heran dengan kebetulan-kebetulan yang tercipta.

Yeonjun dengan bunga di depan leher. Sumber: YouTube/Big Hit.

Bagian terakhir tentu saja adalah pemecahan kode morse. Saya rasa, untuk film pendek Yeonjun ini, kode morse yang dilampirkan jauh lebih mudah diartikan. Tidak seperti kode morse Hueningkai yang membuat saya betul-betul tak bisa membedakan titik dan strip. Awalnya tadi saya mencoba untuk sekadar menebak kalau kata yang terbentuk adalah together.  Akan tetapi, setelah saya dengarkan dengan saksama, kode yang bisa saya dengar adalah sebagai berikut:

[.--./.-./---/--/../.../.]

Yap, dengan demikian kata yang terbentuk dari kode tersebut adalah promise. Jadi, sejauh ini kalimat yang terbentuk dari seluruh film pendek TXT adalah, Tomorrow, secret, hope, promise. Dengan kode-kode yang telah terpecahkan, saya jadi meragukan kalau nantinya kode tersebut membentuk kalimat. Tapi, mari kita lihat besok. Bagaimanapun, Big Hit selalu punya cara tersendiri untuk membangun universe yang saling berkaitan.

Demikian pembahasan saya kali ini. Sampai jumpa di pembahasan saya selanjutnya.

Sincerely, 
Ra

Sumber: YouTube/Big Hit, edited by me

Happy Sunday, everyone!

Kali ini saya kembali dengan pembahasan film pendek untuk TXT Universe #3. Film pendek kali ini memperkenalkan Beomgyu. Masih sama dengan konsep dua film sebelumnya, bunga masih menjadi unsur penting dalam film ini. Untuk Beomgyu, warna merah rupanya mendominasi. Menurut saya, untuk Soobin dan Hueningkai, mereka lebih banyak didominasi warna biru. Kalau ditanya bunga apa yang digunakan untuk Beomgyu ini, jujur saya tidak tahu. Akan tetapi, vibe dari video Beomgyu menjadi berbeda dengan warna merah tersebut.

Kalian bisa menonton video Beomgyu di sini:


Berhubung konsep yang digunakan masih sama, maka dalam video ini juga jelas terlihat ada gambar hewan yang diselipkan. Apakah itu kupu-kupu? Apa hubungannya dengan TXT Universe dalam garis besar? Saya tidak punya gagasan mengenai itu. Sejauh yang saya tahu, saya belum menemukan unsur hewan-hewan ini di MV Nap of a Star yang sudah pernah saya tonton. Ataukah nanti berhubungan dengan Magic Island? Atau malah sama sekali tidak ada hubungannya? Saya betul-betul tidak punya bayangan.

Sumber: YouTube/Big Hit

Kemudian, untuk shoot Beomgyu dengan bunga, tentu saja berhubungan dengan foto pre debut dan juga MV Nap of a Star. Kali ini, Beomgyu meletakkan bunga tersebut di bagian bahu kirinya. Secara singkat saya bisa mengatakan bahwa bunga tersebut sebetulnya berfungsi untuk menutupi sesuatu. Apa yang sebetulnya ditutupi? Semuanya akan terjawab dalam pembahasan MV Nap of Star nanti.

Bagi saya, MV Nap of a Star meurpakan definisi MV yang cukup creepy. Seluruh unsur yang ditampilkan sangat surreal dan sulit dicerna. Semoga nanti saya bisa memahami semua simbolisme yang ada waktu membahas MV ini.

Sumber: YouTube/Big Hit

TXT Universe tak akan lengkap tanpa adanya kode morse yang dilampirkan. Jujur, saya masih kesulitan untuk memecahkan kode tersebut. Jeda antar huruf dalam video ini menurut saya sangatlah samar. Jadi, memang sulit untuk mengidentifikasi titik dan garis di dalamnya. Akhirnya, saya berhasil mengetahui arti kode morse tersebut karena saya tak sengaja melihat komentar teratas dari video ini dan mendengarkan ulang.

Well, kalau sebelumnya saya mengira kalimat yang akan terbentuk dari setiap kode morse dalam film ini adalah Tomorrow secret will be revealed, sekarang saya tahu kalau saya salah. Karena kode morse dalam video Beomgyu adalah sebagai berikut:

[..../---/.--./-]

Arti dari kode tersebut adalah hope. Dengan demikian, kalimat yang terbentu sejauh ini adalah, "Tomorrow secret, hope". Bagian ini memang membuat saya menjadi semakin penasaran dengan seluruh kalimat yang akan terbentuk dari seluruh rangkaian film ini. Sepertinya saya harus lebih rajin membuat konten ini--bagaimanapun saya sudah tidak sabar untuk mengulas MV dari TXT.

Baiklah. Sampai jumpa di pembahasan saya selanjutnya.

Sincerely,
Ra

Sumber: YouTube/Big Hit, edited by me
Halo, akhirnya saya kembali dengan pembahasan selanjutnya dari TXT Universe. Yap, beberapa hari lalu domain saya kedaluwarsa, alhasil blog ini tidak dapat diakses karena saya belum mendapat balasan dari developer. Untunglah hari ini domain saya sudah bisa saya gunakan kembali.

Untuk pembahasan kedua ini, saya akan membahas film pendek kedua dari TXT. Kali ini, giliran dari Hueningkai, maknae dari TXT.

Kalian bisa menonton filmnya di sini:
Sama seperti film pendek Soobin, dalam veideo berdurasi 1:03 ini, Hueningkai dikelilingi oleh bunga-bunga--yang lagi-lagi saya tidak tahu apa nama bunganya. Seluruh konsep mirip. Yang berbeda adalah jenis bunga yang digunakan dan tentunya, cara Hueningkai memegang bunga dalam film ini.

Apabila Soobin meletakkan bunga miliknya di telinga, maka Hueningkai memposisikan bunga itu dadanya. Terima kasih pada explained video yang pernah saya tonton, saya tahu bahwa posisi bunga ini akan berhubungan dengan MV Nap of a Star.

Sumber: YouTube/Big Hit
Hal lain yang menarik perhatian saya--dan saya lewatkan di film pendek Soobin adalah keberadaan hewan yang disorot di sela-sela Hueningkai maupun Soobin berpose di antara bunga dan ilalang. Permasalahan muncul kembali karena saya tidak tahu apakah itu ular atau iguana. Di film Soobin, saya malah tidak punya bayangan. Apakah itu belalang?

Pertanyaan paling mendasar, apakah hewan-hewan ini nanti akan berhubungan dengan jalannya storyline TXT? Kalau iya, saya betul-betul harus mencari contekan-_-

Untuk kode morse di akhir video, jujur saja saya kesulitan untuk memecahkannya--dan jujur saya gagal. Bahkan saya cuma berhasil memecahkan dua huruf saja. Mengapa demikian? karena jeda antar huruf di video ini sangat cepat. Alhasil, saya salah dengar dan gagal mengartikannya.

Setelah mencoba mencari jawaban secara cepat di Google, akhirnya saya paham apa yang disampaikan dalam kode tersebut.

[..././-.-./.-././-]

Yap, kode tersebut berarti secret. Jadi, apabila digabungkan dengan kode dari Soobin, maka membentuk kalimat "Tomorrow secret". Kalau saya sekadar berasumsi, mungkin kalimat yang akan dibentuk adal tomorrow secret will be revealed. Itu sekadar asumsi saja. Siapa tahu ternyata malah sama sekali berbeda hasilnya.

Upaya saya dalam mengartikan kode morse Hueningkai.
Jadi, demikian pembahasan untuk film pendek TXT kali ini. Saya tak sabar ingin membahas film selanjutnya.

Sincerely,
Ra



Hello, there!

Kali ini, saya akan mencoba mendalami universe dari Tomorrow by Together (TXT). Sebagai saudara dari BTS, tentu TXT juga memiliki universe-nya sendiri. Bahkan, banyak yang berteori bahwa Bangtan Universe (BU) dan TXT Universe (TU) akan berhubungan satu sama lain.


Sumber: YoutTube/Big Hit, edited by me
To be honest, saya sudah sempat menonton explained video untuk TU. Akan tetapi, akhirnya saya putuskan untuk menonton ulang seluruh konsep TU dari awal. Sebetulnya, saya ingin juga membahas BU. Permasalahannya, saya sudah telanjur menonton Summary + Explained Video dari BU. Jadi, saya tidak bisa menuliskan initial reaction saya setelah menonton potongan jalan cerita BU dari awal.

Maka dari itu, saya putuskan untuk mengulas TU dari awal.

Untuk menjalankan misi ini, maka saya pun menyelami artikel TU di TXT Fandom. Dari sini lah saya tahu bahwa ada sejumlah hal yang harus saya perhatikan dari awal.

Sebelum debut, konten dari TU telah disajikan oleh Big Hit Entertainment. Hal ini bermula dari Pre-debut Photo yang dilampirkan--anyway, berhubung saya telanjur menonton explained video, maka saya tahu bahwa foto dari anggota TXT ini meyimbolkan peran mereka di MV Nap of a Star.

Berikut merupakan foto pre-debut dari TXT.

Yeonjun. Sumber: Kpopping
Soobin. Sumber: Kpopping
Hueningkai. Sumber: Kpopping
Taehyun. Sumber: Kpopping
Beomgyu. Sumber: Kpopping
Sebetulnya, kalau dilihat sekilas, tak ada yang istimewa dari foto-foto tersebut. Akan tetapi, kalau dihubungkan dengan Nap of a Star, bagaimana cara masing-masing member memegang bunga ternyata memiliki arti tersendiri--nanti akan saya bahas di pembahasan MV Nap of a Star.

Yang pasti saya tidak bisa membayangkan bagaimana dulu BU dimulai. Apakah Big Hit juga melakukan metode yang sama di awal BU disusun? Dalam artian, setiap foto, produk, ataupun hal lainnya, bisa begitu berarti untuk keseluruhan storyline. 

Tampaknya, Big Hit memang ahli dalam mengikat para penggemar terhadap masing-masing grup yang mereka asuh.

What do you see in Soobin?

Kali ini, saya akan mengulas film pendek TXT pertama yang berjudul 'Questioning Film - What do you see?' - Soobin. 

Kalian bisa menonton filmnya di sini:
Sebagai video perkenalan, tentu film pendek ini berfokus pada Soobin. Akan tetapi, yang terus saya perhatikan adalah bagaimana bunga selalu menjadi elemen penting dalam TU. Kalau kita lihat dari foto pre debut, hingga film pendek untuk Soobin ini, maka bunga tetap menjadi elemen penting.

Saya memang tidak tahu jenis bunga apa yang digunakan, dan apakah jenis bunga ini berpengaruh pada jalannya storyline. Akan tetapi, saya langsung bisa mengenali cara Soobin memegang bunga--sekali lagi saya menyadari hal ini karena saya sempat menonton salah satu explained video. Ternyata, cara Soobin tersebut berkaitan langsung dengan apa yang terjadi padanya di MV Nap of a Star. 


Sumber: YouTube/Big Hit
Tidak hanya itu, di bagian akhir, ada bebunyian yang saya pastikan merupakan kode morse. Memang awalnya terdengar sebagai bunyi biasa yang mungkin tanpa arti, akan tetapi setelah saya berusaha mendengarkan lebih lanjut, saya berhasil memecahkan kode morse tersebut.

Kalau saya tak salah, seharusnya kode morse yang terlampir dalam film pendek Soobin adalah sebagai berikut:

[ --/---/--/---/.-./.-./---/..- ]

Arti dari kode morse tersebut adalah tomorrow. Kemungkinan besar, apabila seluruh kode morse yang terlampir disambungkan, maka akan terbentuk kalimat utuh. Ini asumsi sementara saya karena saya belum menonton film selanjutnya.

Sebetulnya, setelah sebelumya saya menonton Nap of a Star, saya berksesimpulan bahwa TXT Universe memiliki storyline yang lebih dreamy bila dibandingkan dengan Bangtan Universe. Meskipun sama-sama melibatkan unsur fantasi di dalamnya, saya meyakini TXT Universe akan lebih surreal dibandingkan Bangtan Universe yang jauh lebih realistic.

Sekian ulasan saya kali ini. Sampai jumpa di pembahasan saya selanjutnya.

Sincerely,
Ra

The Bell Jar

"If you expect nothing from somebody you are never disappointed." 

Source: Goodreads.com
Title: The Bell Jar
Author: Sylvia Plath
Publisher: Faber and Faber
Year of publishing: 1999 (first published in 1963 by Willia Heinemann Limited)
Number of pages: 257

The Bell Jar is Sylvia Plath's only novel. Renowned for its intensity and outstandingly vivid prose, it broke existing boundaries between fiction and reality and helped to make Plath an enduring feminist icon. 
It was published under a pseudonym a few weeks before the author's suicide.
*** 

A gift from my lecturer when I was in college

Finally, I understand why this book is very dark and gloomy. Then, I also understand why many people said that Sylvia Plath is a feminist icon in her era.

To be honest, I never expect that I could have this book. Yeah, my lecturer suddenly gave this book in one of my consultation sessions. After that, I made a promise that I have to read this book. No matter how hard and dark is the story.

At first, it was very hard to read this book. Moreover, the language is somehow couldn't be understood easily. Then, the story itself is overlapping. So, I was a little bit confused when I read this book.

I have to agree with the synopsis of this book. This is a shocking, realistic, and intense story about women. Esther Greenwood is a student with a brilliant future. She got a scholarship, the opportunity to get an internship program in a prominent company, and so on. You can say that she is very fortunate.

But then, everything that Esther feel seems very confusing. She didn't know what's the purpose of her life. She couldn't decide what she want to do in her life. After that, Esther was very broken. She couldn't think. At first, writing is Esther's way of life. She could express many things through her writing. Even, she knew that she was best at writing. Then, after all of that realization, Esther couldn't write anymore.

Esther was losing herself. She just felt that she live inside the bell jar without any way out. In the end, Esther has tried to end her life. She felt no longer important to live anymore.

Source: wallpaper fiare, edited by me

A lot of things happened in this book. Mental health? Suicidal thought? Feminism? Social moral? Yeah, I think you could find all of those issues in this book. This is indeed a dark and gloomy book.

Some people said that this book could be defined as a journey of Esther's craziness. Well, it's not false at all. From this book, I exactly can feel how people act toward someone who ever tried to suicide. I know a person like Esther is very fragile. But, it doesn't mean that she was crazy, right? Of course, she needs help from professionals, but the way everyone around her looks at her is very complicated.

To be honest, I wonder, how much similar is the life of Esther and Sylvia? This story in some way felt so realistic. Maybe I won't be surprised at all if Esther is Sylvia herself. The fact that Sylvia end herself after this book has been published, made me feel that maybe The Bell Jar is the final thought from Sylvia towards everything. This book is about Sylvia's thoughts about women, writing, life, mental health, and suicide.

I have to admit that I got some difficulties finishing this book. I almost give up every time I read this book. But, finally, I can finish it and got many lessons from it.

I really don't want to recommend you to read this book if you don't have any stable conditions.

4 out of 5 stars for the only one book from Sylvia Plath.

Sincerely,
Ra