Showing posts with label Angga Dwimas Sasongko. Show all posts
Showing posts with label Angga Dwimas Sasongko. Show all posts
Judul: Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang
Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
Penulis naskah: Angga Dwimas Sasongko, Mohammad Irfan Ramly
Durasi: 1 jam 46 menit
Pemain: Sheila Dara Aisha, Lutesha, Jerome Kurnia, Ganindra Bimo, Rio Dewanto, Rachel Amanda
Nonton di CGV, Dmall

In London, Aurora finds a soul mate with the same vision as hers, Jem, an up-and-coming artist who is also a senior on campus and an immigrant from Indonesia. Aurora's life is perfect and full of passion until she finds another side of Jem, who makes Aurora give up college and leave her dream. During her difficult time, Aurora is assisted by her two best friends: Honey and Kit, to live together in their apartment. Aurora's preoccupation with surviving and trying to return to her studies by working odd jobs causes her to lose contact with her family. Two months without news make Angkasa and Awan follow Aurora to London. Surprised by Aurora's messy condition, Angkasa and Awan agree to force Aurora to come home.

*** 

Sesungguhnya, Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang ini adalah semacam sekuel dari Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Mengambil cerita setelah NKCTHI selesai, JyJJLP fokus ke kehidupan Aurora yang merantau di London, Inggris. Apakah berhasil semenyentuh NKCTHI? Baik, mari kita bahas dengan pengetahuan sotoy saya. 

The Story

Aurora (Sheila Dara Aisha) memutuskan untuk lanjut studi seni di Inggris. Di sanalah ia bertemu dengan sosok Jem (Ganindra Bimo), cowok berbakat asal Indonesia yang sekaligus berakhir menjadi kekasihnya.

Hari itu, Jem menampilkan karyanya di salah satu pameran bergengsi di London. Akan tetapi, hasil pameran tersebut sama sekali tak memuaskan baginya. Ia yang emosi, pada akhirnya membuat Aurora terluka. Sejak saat itu, Aurora memutuskan untuk pergi dari kehidupan Jem.

Untungnya, kedua kawan baiknya, Honey (Lutesha) dan Kit (Jerome Kurnia), bersedia menampung Aurora selama kabur dari Jem. Well, sebenarnya, Aurora tak hanya kabur dari Jem, tapi juga dari keluarganya. Sekitar hampir dua bulan, ia tak bisa dihubungi dan berakhir dengan kedatangan Angkasa (Rio Dewanto) dan Awan (Rachel Amanda) ke London. Kedua kakak-adik itu diperintahkan oleh ayah mereka untuk menjemput Aurora.

The Opinion

Sedari awal, aku betul-betul tidak menyukai sosok Jem. Dia ini tipikal cowok egois yang selalu menyalahkan orang lain atas kegagalan yang ia alami. Parahnya, Aurora tak menyadari kalau dirinya terjerat dalam suatu hubungan toksik bersama Jem. Yaa, meskipun Aurora memutuskan kabur, dia tuh masih berempati kepada Jem. Astaga. 

Kalau di NKCTHI alur kilas-balik tidak membuatku bingung, maka di sini terasa banget setiap adegan begitu scattered. Sampai-sampai, kadang aku tak menyadari kapan scene telah berubah dari masa lalu ke masa sekarang. Lalu, ada juga bagian-bagian yang terasa terpotong sedemikian rupa. Alhasil, betul-betul membuatku bingung.

Belum lagi, sejumlah editing yang menonjolkan editing perpotongan cepat hanya membuatku pusing ã… ã…  Sigh. 

Yang aku enggak mengerti, aku masih tidak merasakan pentingnya kemunculan Angkasa dan Awan di sini. Apakah mereka muncul untuk bisa memberikan solusi untuk Aurora? Aku rasa tidak. Bahkan, mereka cuma menambah masalah. Bagiku, keberadaan mereka tidak sesignifikan itu.

Mungkin, yang cukup menolong di film ini adalah keberadaan Honey dan Kit. Keduanya jadi karakter yang paling realistis kalau menurutku. Memberikan perhatian yang cukup sebagai teman, bahkan lebih. Iri banget punya sahabat sebaik mereka.

In a way, kalau dibilang relatable sebagai anak rantau, ya.. ya lumayan lah. Tapi mungkin secara cerita, tidak akan se-relatable NKCTHI. 

Conclusion

Kalau ingin tahu kehidupan Aurora, bisalah menonton JyJJLP ini. Tanpa menonton NKCTHI, mungkin agak susah ya buat jadi lebih mengerti keadaan Aurora. Bagaimanapun, alasan utama sikap Aurora di sepanjang film  ini memang dampak dari apa yang terjadi NKCTHI. Tapi kalau mau ditonton lepasan pun, menurutku enggak masalah.

Well, jadi 6 bintang saja ya untuk film satu ini.

Apakah aku akan menonton Story of Kale yang merupakan spin-off dari universe ini? Well, let's see.

Sincerely, 
Ra
Image: detik

Judul: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Sutradara: Angga Dwimas Sasongko
Penulis: Marchella F.P., Jenny Jusuf, Mohammad Irfan Ramly
Pemain: Rio Dewanto, Rachel Amanda, Sheila Dara Aisha, Oka Antara, Donny Damara, Susan Bachtiar
Durasi: 121 menit
Nonton di Netflix 

Every family has a secret. Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara Aisha), and Awan (Rachel Amanda) are siblings who live in happy-looking families. After experiencing her first major failure, Awan meets Kale (Ardhito Pramono), an eccentric guy who gives Awan a new life experience about breaking-up, falling, growing, losing, and all the fear of humans in general. Under parental pressure Awan's attitude changes; this prompts the rebellion of the three siblings that leads to the discovery of secrets and great trauma in their families.

***

Mari kita percaya bahwa lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Sesungguhnya, pada tahun 2019, aku sudah tertarik untuk menonton NKCTHI. Akan tetapi, entah kenapa semangat menonton itu tetiba surut dan akhirnya terlupa untuk mulai menonton. 

Nah, kemarin, karena aku kepo saja dengan sekuel dari NKCTHI yang sekarang lagi tayang di bioskop, aku memutuskan untuk menonton NKCTHI terlebih dahulu. Sesungguhnya, supaya aku tidak kebingungan bertanya-tanya tokoh yang akan muncul siapa dan bagaimana konfliknya akan berhubungan dengan NKCTHI.

The Story

Bagi Awan (Rachel Amanda), memilih dalam hidupnya merupakan sesuatu yang tak mungkin ia lakukan. Sikap ayahnya, Narendra (Oka Antara dan Donny Damara) yang terlalu protektif, membuat hidup Awan sudah dimudahkan begitu rupa. Sang ayah, selalu menekankan bahwa keselamatan Awan adalah yang utama. 

Hal ini pun akhirnya berdampak kepada dua anak tertuanya. Angkasa (Rio Dewanto) mendapatkan tanggung jawab untuk melindungi adik-adiknya, terutama Awan. Setiap hari, ia harus meluangkan waktunya untuk menjemput sang adik atas perintah ayahnya. 

Ia memang tak mengeluhkan hal itu. Akan tetapi, Lika (Agla Artalidia) yang merupakan pacar Angkasa, menyadari bahwa Angkasa telah terkekang di dalam keluarganya sendiri.

Di sisi lain, ada Aurora (Sheila Dara Aisha), si anak tengah yang telah lama belajar untuk menekan keinginannya sendiri. Ia tahu ia bukanlah prioritas sang Ayah dan ia sudah lelah untuk memperjuangkan untuk bisa diakui di depan mata ayahnya.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini adalah kisah keluarga yang terlihat sempurna dan bahagia. Akan tetapi, di antara upaya untuk tidak bersuara dan menyembunyikan perasaan itu, luka dan sakit hati malah tumbuh subur. Keluarga itu pada sesungguhnya tidak baik-baik saja.

The Opinion

To be honest, NKCTHI memang perlu diapresiasi sebagai salah satu drama keluarga yang cukup realistis. Situasi yang dialami Awan, Angkasa, maupun Aurora, pastinya banyak mengena bagi para penonton. 

Awan yang menjadi prioritas sang ayah, Angkasa yang selalu dibebani tanggung jawab--yang entah apakah bisa ia tanggung atau tidak, dan Aurora yang lebih memilih untuk menutup diri karena merasa terpinggirkan.

Menggunakan alur kilas-balik, untungnya kisah NKCTHI ini tidak membuat pusing. Bahkan, menurutku baik Jenny Jusuf maupun Angga Sasongko berhasil mengolahnya dengan baik.

Yang aku suka adalah pemilik puncak konfliknya. Kala Aurora jarang banget disorot, ternyata klimaks ceritanya akan bermula di Aurora. Ahh, aku enggak bisa bayangin sih, gimana rasanya jadi Aurora. Bagaimanapun ia berusaha, sang Ayah seperti tidak melihat upayanya yang mati-matian itu.

Seengaknya ya, di NKCTHI, masing-masing karakter jadi punya perannya sendiri. Oh, kalau kupikir-pikir, peran Aurora ini mirip sekali dengan peran Sarma di Ngeri-ngeri Sedap. Meskipun terlihat tenang, dia yang paling banyak menyimpan beban. 

Meskipun, di satu titik aku tidak cukup relate dengan kemampuan Narendra dan juga Ajeng menutupi luka mereka. 

Conclusion

Sebagai film drama keluarga, menurutku NKCTHI lumayan berhasil menampilkan konflik yang cukup realistis. Masing-masing anggota keluarga jadi punya masalah masing-masing, dan semuanya bermula dari keengganan untuk mengakui luka dan jujur satu sama lain.

Jadi, 7.5 dari 10 bintang untuk kisah yang berakhir hangat satu ini.

Oh, anyway. Aku juga ikhlas-ikhlas aja sewaktu Awan akhirnya tidak berakhir bersama Kale. Yaa, mungkin peran Kale hanyalah untuk memberikan kebahagiaan bagi Awan untuk sementara. Tidak lebih.

Sincerely,
Ra